hidup kadang memang persis seperti roller coaster..
tawa bisa berganti tangis..
merah jambu berubah menjadi kelabu
hanya dalam sekejap saja..
rasa sakit dan tangis..
luka dan kelabu..
bisa dengan mudah menghapus rasa syukur.
mengantar pada ratapan..
tapi bukankah Gusti Allah tidak pernah tidur??
tidak tidur walaupun sepersekian detik saja..
tak ada yang tidak dipersaksikanNya
setiap tetes air mata
bahkan setiap goresan luka di hati
dan bukankah saya sudah dibekali dengan mata, kaki, tangan, hati, otak, udara, dan semua keluarbiasaan lainnya???
usir saja luka
hapus saja air mata
percaya pada satu hal saja..
karena Allah tak akan pernah tidur..
berada di kereta ekonomi selama 9.5 jam, berdesak-desakan,kepanasan,dihujani nikotin dari rokok penumpang lain sama sekali bukan masalah buat saya..
selama naik kereta…
selama menuju jogja kota sejuta cerita..
dan tentu saja selama ada suami tercinta di sebelah saya..:P
mengalami ini lagi..kereta ekonomi menuju jogja..terakhir 5 tahun yg lalu bersama tmn2 aneh tp hebat (Icak, Agni, n Joseph)..sekarang bersama suami dan malaikat kecil saya..
time passes..people change..
dulu saya msh jd mahasiswi farmasi tingkat 2 yg lebih suka nongkrong di boulevard dan sangat suka jalan2 daripada di kelas belajar kimia organik..dengan ransel dan sendal jepit..
sekarang???
sudah jadi calon ibu yg kalau bukan karena kehabisan tiket lodaya dan kramat jati sementara harus mengejar j8 pagi ada di UGM, tidak akan diizinkan naik kereta ekonomi..ransel dan sendal jepit?? itu sih masih..walau dengan model yg lebih ‘manis’:P
tidak pernah menyangka Allah akan membawa saya ke titik ini..dengan cara-cara yang penuh kejutan..