hidup kadang memang persis seperti roller coaster..
tawa bisa berganti tangis..
merah jambu berubah menjadi kelabu
hanya dalam sekejap saja..
rasa sakit dan tangis..
luka dan kelabu..
bisa dengan mudah menghapus rasa syukur.
mengantar pada ratapan..
tapi bukankah Gusti Allah tidak pernah tidur??
tidak tidur walaupun sepersekian detik saja..
tak ada yang tidak dipersaksikanNya
setiap tetes air mata
bahkan setiap goresan luka di hati
dan bukankah saya sudah dibekali dengan mata, kaki, tangan, hati, otak, udara, dan semua keluarbiasaan lainnya???
usir saja luka
hapus saja air mata
percaya pada satu hal saja..
karena Allah tak akan pernah tidur..